puisi

TEKAT

Menyetubuhi bait terendam bahasa

Lambaian pintu sejarah tak membuatku mengerti

Akan hidup penuh luka

Biarkan angin itu terus berhembus

Agar ia mengadu pada malam

Pada dingin yang mencekat

Dan tak kan kubiarkan semua berlalu

Karena ini awal dari segala

Awal sebuah pilihan

Untuk maju

Menerjang

Menang

Apa kau yakin jika benderaku. Bukan bendera putih ?

Kan kutunjukkan

Kitalah pemenangnya.

22.06 wib

9 juni 2010

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s